menjaga hubungan ibu dan anak agar tetap harmonis

shares |

1. Jadwalkan waktu bermain bersama

 Luangkan 1-2 jam dalam sehari untuk bermain bersama mereka. Bermain apapun, baik di dalam rumah ataupun di luar rumah. Ciptakan aktivitas yang memacu daya kreativitas mereka dan meningkatkan kemampuan mereka, baik itu fisik/motorik, bahasa, sosial, emosi dan kognitif.

2. Kontrol diri kita sendiri

 Selama bermain, jauhkan gadget yang kita miliki. Fokuslah mendampingi mereka di waktu yang sudah kita persiapkan. Jika memang ingin ada dokumentasi, setelah selesai mengambil maka jauhkan kembali gadget tersebut

3. Bertanya "apa" dan "kenapa"

 Ajak anak berpikir kritis dari setiap aktivitas yang dilakukan, misalnya dengan memulai pertanyaan kepada anak, dengan menggunakan kata tanya "Apa ini Nak?" atau "Kenapa ini bisa begini Kak?", sehingga anak akan menjawab dan memberikan respons dengan imajinasi yang dimilikinya.

4. Bebaskan dan dampingi

 Biarkan dia menciptakan sesuatu sesuai apa yang dia inginkan. Misalnya mewarnai sesuka hati, bermain pasir dengan kreasi dia sendiri, membentuk playdough dan mencampur semua warnanya.

5. Cerewetlah menjadi seorang ibu

Anak yang berkembang dengan baik adalah anak yang seimbang perkembangan kognitif, bahasa, emosi, sosial, serta fisik dan motoriknya. Langkah pertama mereka dapat mengenal stimulus yang berfungsi untuk perkembangan-perkembangan mereka semua bermula dari kecerewetan kita sebagai ibunya.

6. Menjadi mama yang kreatif

ciptakan permainan sendiri bersama anak-anak kita. Tidak perlu biaya mahal. Kita bisa memanfaatkan semua yang ada di sekitar kita. Baik itu flora, fauna, barang-barang bekas dan semua hal yang sudah diciptakan Tuhan di muka bumi ini. Semua mempunyai manfaat untuk pembelajaran.

7. Pujian di waktu yang tepat

 Berikan pujian di saat yang tepat, ini penting karena anak akan mengetahui kapan dia benar-benar berhasil melewati sebuah tantangan. Kapan pujian itu menjadi biasa saja diucapkan. Lihatlah situasi di mana anak memang membutuhkan pujian dari kita orangtuanya. Terlalu sering memberikan pujian, juga tidak baik untuk perkembangan emosi anak.


Sumber:-tips-menjaga-kualitas-hubungan-ibu-dan-anak

Related Posts

0 komentar:

Posting Komentar