Kegiatan bersama Anak

shares |

  1. Maksimalkan pagi hari: Bangunlah lebih pagi, mulai jogging atau jalan sehat di sekitar kompleks rumah. Bisa juga dengan mengajak anak jalan-jalan di taman kota dekat rumah.
  2. Marathon film: Siapkan pop corn, minuman segar, dan beberapa DVD film favorit atau yang belum pernah ditonton bersama keluarga. Menonton film beramai-ramai pasti akan lebih seru.
  3. Membuat scrapbook: Kumpulkan foto-foto lama, siapkan kertas dan berbagai ornamen penghias dan mulailah membuat scrapbook. Tempatkan foto-foto lama di dalam scrapbook dan berkreasilah sesuka Anda.
  4. Berkeliling kota: Bagi Anda yang tinggal di Jabodetabek, khususnya Jakarta, tentu akan merasakan jalanan cukup sepi dan lengang. Nah, waktu ini bisa dimanfaatkan untuk keliling kota. Manfaatkan sarana transportasi umum seperti Transjakarta atau bus wisata. Anda bisa pergi ke Monas, Kota Tua, atau mal untuk sekadar window shopping dan mencoba restoran baru.
  5.  Menata ulang rumah: Mengajak anak berpartisipasi merapikan rumah atau menata ulang rumah dengan dekorasi-dekorasi unik dan kreatif
  6. Berkebun bersama: Bermain kotor-kotoran selalu menyenangkan anak. Siapkan bibit, biji, pot atau lahan untuk menanam aneka ragam tanaman. Tunjukkan bagaimana menggali tanah, menanam atau menabur bibit. Kegiatan ini mengasah motorik kasar, mengenalkan proses dan sebab akibat.
  7. Merawat hewan peliharaan: Jika Anda memelihara hewan, di masa liburan, ajak anak terlibat dalam perawatannya. Beri tanggung jawab, dan jadikan hal ini asyik untuk dilakukan.
  8. Membuat buku cerita sendiri: Siapkan sebuah agenda atau kertas-kertas. Lalu ajak anak Anda untuk menulis dan mengisinya dengan berbagai hal yang mereka suka, bisa tulisan, gambar, atau benda-benda unik yang bisa ditempel. Dengan ide orisinil si kecil, tentunya.
  9. Mengecat dinding: Biarkan anak berkreasi dengan warna dan serunya mengecat. Tapi jangan lupa menggunakan masker ya.
  10. Memasak bersama: Memotong dan menyiapkan bahan masakan hingga memrosesnya akan membuat anak lebih mengenal makanan sehari-hari.
  11. Berkemah di halaman: Ajak saudara atau teman seusia balita. Ajak mereka mendirikan tenda, memasang tikar, menyiapkan makanan. Berkemah akan melatih anak bekerja-sama, mengenal lingkungan, menghadapi dan memecahkan masalah.
  12. Mencari harta karun: Anak dapat ditantang untuk berlomba mengumpulkan benda-benda dari daftar barang yang telah disepakati bersama-sama, dengan petunjuk yang juga telah diberikan. Tujuannya dapat beragam: mengenal bumbu dapur, membedakan benda organik dan anorganik, maupun memisahkan barang-barang yang dapat dan tidak dapat didaur ulang.
  13. Membaca dan kegiatan berdasarkan buku: Membaca sebuah buku pilihan anak bersama dan mendiskusikannya adalah hal menarik yang dapat dilakukan dalam keluarga saat liburan. Ayah Ibu bersama anak dapat juga memerankan suatu adegan dalam cerita yang telah dibaca anak. Rekam dengan ponsel dan jadikan salah satu dokumentasi keluarga yang seru.
  14. Tea party: Undang beberapa teman anak ke rumah untuk minum teh. Siapkan teh hangat, gula dengan cangkir-cangkir kecil, biskuit atau cake. Contohkan bagaimana menuang air teh, mengaduk gula, memegang cangkir dan menyeruput teh secara sopan. Kegiatan ini melatih anak menjadi tuan rumah dan belajar etiket minum bersama.
  15. Melukis kaos: Beri anak kaos miliknya yang sudah tidak dipakai dan spidol warna-warni atau kuas dengan aneka warna cat. Kegiatan akan menstimulasi imajinasi, motorik halus, dan estetikanya melalui pemilihan kombinasi dan gradasi warna.
  16. Memilah buku mainan dan baju untuk dibagikan kepada mereka yang kurang beruntung juga bisa menjadi hal seru. Banyak pelajaran berbagi dan empati pula didalamnya.
  17. Mengejar gol: Apa yang selama ini si kecil ingin lakukan, dan belum bisa? Naik sepeda roda dua, atau berenang? Mari wujudkan itu di waktu liburnya!
  18. Car free day: Ajak anak bersepeda atau jalan-jalan di jalan raya, di tengah kota, di antara gedung pencakar langit, yang biasanya hanya bisa dilalui oleh mobil.
  19. Pasar tradisional: Aroma campur aduk dari ikan segar, makanan matang dan sayuran akan memberi anak sensasi penciuman yang berbeda dengan belanja ke swalayan. Selain mengenal uang dan bertransaksi, anak juga mengenal aneka tekstur dengan memegang dan memilih bahan makanan seperti ikan, buah-buahan dan sayur-mayur. Jadikan kesempatan ini untuk mengenalkan anak pada panganan tradisional seperti cenil, tiwul, ketan urab dan sebagainya.
  20. Permainan tradisional: Ingat petak jongkok dan petak umpet atau layangan dan kelereng? permainan tradisional ini, asyik dimainkan sore-sore di halaman atau lapangan dekat rumah. Ajak teman-teman anak bermain. Mengasah motorik kasar, sosialisasi dan strategi.

 


Related Posts

0 komentar:

Posting Komentar