Kegiatan bersama Anak
| Maret 13, 2018 |
- Maksimalkan pagi hari: Bangunlah lebih pagi, mulai jogging atau
jalan sehat di sekitar kompleks rumah. Bisa juga dengan mengajak anak
jalan-jalan di taman kota dekat rumah.
- Marathon film:
Siapkan pop corn, minuman segar, dan beberapa DVD film favorit atau yang
belum pernah ditonton bersama keluarga. Menonton film beramai-ramai
pasti akan lebih seru.
- Membuat scrapbook: Kumpulkan
foto-foto lama, siapkan kertas dan berbagai ornamen penghias dan
mulailah membuat scrapbook. Tempatkan foto-foto lama di dalam scrapbook
dan berkreasilah sesuka Anda.
- Berkeliling kota: Bagi Anda
yang tinggal di Jabodetabek, khususnya Jakarta, tentu akan merasakan
jalanan cukup sepi dan lengang. Nah, waktu ini bisa dimanfaatkan untuk
keliling kota. Manfaatkan sarana transportasi umum seperti Transjakarta
atau bus wisata. Anda bisa pergi ke Monas, Kota Tua, atau mal untuk
sekadar window shopping dan mencoba restoran baru.
- Menata
ulang rumah: Mengajak anak berpartisipasi merapikan rumah atau menata
ulang rumah dengan dekorasi-dekorasi unik dan kreatif
- Berkebun
bersama: Bermain kotor-kotoran selalu menyenangkan anak. Siapkan bibit,
biji, pot atau lahan untuk menanam aneka ragam tanaman. Tunjukkan
bagaimana menggali tanah, menanam atau menabur bibit. Kegiatan ini
mengasah motorik kasar, mengenalkan proses dan sebab akibat.
- Merawat
hewan peliharaan: Jika Anda memelihara hewan, di masa liburan, ajak
anak terlibat dalam perawatannya. Beri tanggung jawab, dan jadikan hal
ini asyik untuk dilakukan.
- Membuat buku cerita sendiri:
Siapkan sebuah agenda atau kertas-kertas. Lalu ajak anak Anda untuk
menulis dan mengisinya dengan berbagai hal yang mereka suka, bisa
tulisan, gambar, atau benda-benda unik yang bisa ditempel. Dengan ide
orisinil si kecil, tentunya.
- Mengecat dinding: Biarkan anak berkreasi dengan warna dan serunya mengecat. Tapi jangan lupa menggunakan masker ya.
- Memasak bersama: Memotong dan menyiapkan bahan masakan hingga memrosesnya akan membuat anak lebih mengenal makanan sehari-hari.
- Berkemah
di halaman: Ajak saudara atau teman seusia balita. Ajak mereka
mendirikan tenda, memasang tikar, menyiapkan makanan. Berkemah akan
melatih anak bekerja-sama, mengenal lingkungan, menghadapi dan
memecahkan masalah.
- Mencari harta karun: Anak dapat
ditantang untuk berlomba mengumpulkan benda-benda dari daftar barang
yang telah disepakati bersama-sama, dengan petunjuk yang juga telah
diberikan. Tujuannya dapat beragam: mengenal bumbu dapur, membedakan
benda organik dan anorganik, maupun memisahkan barang-barang yang dapat
dan tidak dapat didaur ulang.
- Membaca dan kegiatan
berdasarkan buku: Membaca sebuah buku pilihan anak bersama dan
mendiskusikannya adalah hal menarik yang dapat dilakukan dalam keluarga
saat liburan. Ayah Ibu bersama anak dapat juga memerankan suatu adegan
dalam cerita yang telah dibaca anak. Rekam dengan ponsel dan jadikan
salah satu dokumentasi keluarga yang seru.
- Tea party:
Undang beberapa teman anak ke rumah untuk minum teh. Siapkan teh hangat,
gula dengan cangkir-cangkir kecil, biskuit atau cake. Contohkan
bagaimana menuang air teh, mengaduk gula, memegang cangkir dan
menyeruput teh secara sopan. Kegiatan ini melatih anak menjadi tuan
rumah dan belajar etiket minum bersama.
- Melukis kaos:
Beri anak kaos miliknya yang sudah tidak dipakai dan spidol warna-warni
atau kuas dengan aneka warna cat. Kegiatan akan menstimulasi imajinasi,
motorik halus, dan estetikanya melalui pemilihan kombinasi dan gradasi
warna.
- Memilah buku mainan dan baju untuk dibagikan
kepada mereka yang kurang beruntung juga bisa menjadi hal seru. Banyak
pelajaran berbagi dan empati pula didalamnya.
- Mengejar
gol: Apa yang selama ini si kecil ingin lakukan, dan belum bisa? Naik
sepeda roda dua, atau berenang? Mari wujudkan itu di waktu liburnya!
- Car
free day: Ajak anak bersepeda atau jalan-jalan di jalan raya, di tengah
kota, di antara gedung pencakar langit, yang biasanya hanya bisa
dilalui oleh mobil.
- Pasar tradisional: Aroma campur aduk
dari ikan segar, makanan matang dan sayuran akan memberi anak sensasi
penciuman yang berbeda dengan belanja ke swalayan. Selain mengenal uang
dan bertransaksi, anak juga mengenal aneka tekstur dengan memegang dan
memilih bahan makanan seperti ikan, buah-buahan dan sayur-mayur. Jadikan
kesempatan ini untuk mengenalkan anak pada panganan tradisional seperti
cenil, tiwul, ketan urab dan sebagainya.
- Permainan tradisional: Ingat petak jongkok dan petak umpet atau layangan dan kelereng? permainan tradisional ini, asyik dimainkan sore-sore di halaman atau lapangan dekat rumah. Ajak teman-teman anak bermain. Mengasah motorik kasar, sosialisasi dan strategi.
0 komentar:
Posting Komentar